• image01

    Cewex Seksi Bertato Mata

    25 Maret 2014 by : Admin
    Wanita ini seolah-olah sedang membelah dadanya yang di terdapat tato 3D mata raksasa....

  • image02

    Seni tato 3D yang bikin merinding

    21 Maret 2014 by : Admin
    Selain keren, unik dan lucu, tato 3D ini juga bisa membuat anda merinding melihatnya. Tato...

  • image03

    Parah, Microsoft kerap jual data pengguna pada FBI!

    21 Maret 2014 by : Admin
    Merdeka.com - Hacker yang tergabung dalam Syrian Electronic Army kembali berulah. Kali ini,...

  • image04

    Ini 50 emiten dengan tata kelola terbaik

    21 Maret 2014 by : Admin
    Merdeka.com - Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) mengumumkan sebanyak...

Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan

Merdeka.com - Banyak yang khawatir jika Komunitas Nebengers malah dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Seperti, tindak kriminalitas bagi yang menumpang maupun memberi tumpangan.

Salah satu penggagas Komunitas Nebengers, Andreas Aditya Swasti yakin tindak kriminal di komunitas ini bisa diminimalisir. Salah satunya dengan melihat rekam jejak penumpang maupun yang memberi tebengan.

"Karena ini media sosial, kita harus tahu dulu orangnya siapa jadi memang harus ada proses perkenalan dulu, masuk komunitas dulu, jaringan sosial, saling tahu, saling kenal, media sosial kan punya reputasi," ujar Andreas saat menghadiri HUT ke 2 Komunitas Nebengers di Jakarta, Sabtu (14/12) kemarin.

Dia menjelaskan, kedua belah pihak bisa saling mengenal satu sama lain terlebih dahulu dengan melihat rekam jejaknya lewat sosial media. Sebab, kata dia, jika orang punya niat jahat, akan terlihat di akun media sosial milik orang tersebut.

Andreas pun yakin, jika keamanan dapat terjamin dengan melihat dengan baik rekam jejak members Nebengers lewat akun media sosial. Karena itu, kata dia, dengan sendirinya membangun personal branding bagi members.

"Misalnya di Facebook, bisa lihat berapa jumlah temannya, apa saja yang diposting di sana, track record seperti apa, itu membangun personal branding," terang dia.






Merdeka.com - Adalah Iswahjudi Raden Sjarieef yang akrab disapa Yudi Herbie, seorang anggota dari klub Volkswagen Bekasi yang mencoba aksi nekatnya mengelilingi Indonesia seorang diri dari mulai Papua hingga ujung Aceh.
Untuk menemani perjalanannya, Yudi sudah mempersiapkan mobil kesayangannya, yakni Volkswagen Beetle tahun 1961.
Beetle ini jelajahi nusantara
Menurut Yudi yang ditemui saat acara pelepasan ekspedisinya di kantor Kemenpora pada Minggu (29/9) kemarin, VW Kodok klasik yang semula disokong mesin bawaan pabrik 1.200 cc, terpaksa dibore-up jadi 1.600 untuk mendukung perjalanannya.
"Dengan mesin 1.600 cc yang diusung saat ini, akan semakin membantu perjalanan saya. Ditambah lagi dengan konsumsi bahan bakar Pertamax yang didukung oleh Pertamina," ujar Yudi.
habiskan 6.000 liter pertamax
Ekspedisi Lintas Pulau Indonesia 2013 yang diusung Yudi ini, selama perjalanan yang akan memakan waktu 4 bulan, VW Kodok menggunakan bahan bakar Pertamax sekitar 6.000 liter.
Meski perjalanan Ekspedisi Lintas Pulau Indonesia 2013 yang sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda ini baru dimulai 1 Oktober besok, namun secara resmi telah dilepas oleh Menpora Roy Suryo, Minggu (29/09) kemarin.
(kpl/tr/sno)