• image01

    Cewex Seksi Bertato Mata

    25 Maret 2014 by : Admin
    Wanita ini seolah-olah sedang membelah dadanya yang di terdapat tato 3D mata raksasa....

  • image02

    Seni tato 3D yang bikin merinding

    21 Maret 2014 by : Admin
    Selain keren, unik dan lucu, tato 3D ini juga bisa membuat anda merinding melihatnya. Tato...

  • image03

    Parah, Microsoft kerap jual data pengguna pada FBI!

    21 Maret 2014 by : Admin
    Merdeka.com - Hacker yang tergabung dalam Syrian Electronic Army kembali berulah. Kali ini,...

  • image04

    Ini 50 emiten dengan tata kelola terbaik

    21 Maret 2014 by : Admin
    Merdeka.com - Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) mengumumkan sebanyak...

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan


Merdeka.com - Memiliki bayi adalah keputusan besar bagi wanita. Banyak yang mensyukuri kehadiran buah hati tersebut, namun tak sedikit yang merasa tak siap memiliki anak. Jika sudah terlanjur hamil, salah satu jalan yang diambil seringkali adalah dengan melakukan aborsi.

Aborsi bisa terjadi karena banyak alasan. Bisa jadi karena kehadiran bayi tersebut di luar pernikahan, masalah ekonomi, ataupun masalah kesehatan ibu. Apapun alasannya, setelah melakukan aborsi wanita pasti mengalami perubahan tak hanya segi fisik namun juga secara psikis.

Bagi wanita yang melakukan aborsi dengan alasan yang tak disukainya atau karena terpaksa, seringkali efek psikologisnya lebih besar dibandingkan dengan orang yang melakukan aborsi karena diharuskan, seperti ketika kehamilan bisa membahayakan nyawa ibu. Berikut adalah beberapa efek buruk aborsi terhadap kesehatan mental wanita yang melakukannya, seperti dilansir oleh Mag for Women.

1. Kehilangan
Rasa kehilangan tentu akan muncul pada wanita yang melakukan aborsi. Sedikit banyaknya dipengaruhi oleh keadaan emosi seseorang dan cara pandangnya terhadap bayi yang sudah diaborsinya. Meski begitu, rasa kehilangan tentunya akan muncul pada pikiran wanita yang sudah melakukan aborsi. Terutama bagi mereka yang menganggap janin tersebut sudah seperti bayi.

2. Depresi
Wanita yang sedang hamil dan berharap memiliki bayi, namun pada akhirnya harus melakukan aborsi untuk masalah kesehatan tentunya bisa merasakan depresi karena kehilangan bayinya. Pada beberapa kasus, depresi bisa sangat parah dan bisa berujung pada pikiran untuk bunuh diri. Kerapuhan secara emosional dan psikologis bisa membuat wanita terus-menerus memikirkan hal yang buruk.

3. Rasa bersalah
Baik itu aborsi yang dilakukan tanpa alasan ataupun aborsi karena alasan kesehatan, wanita pasti mengalami rasa bersalah. Bagi wanita yang melakukan aborsi dengan keputusannya sendiri, dia akan bersalah karena merasa telah 'membunuh' janin dan tak memberinya kesempatan hidup. Sementara bagi wanita yang diharuskan aborsi karena masalah kesehatan bisa jadi merasa bersalah karena tak bisa mempertahankan bayinya atau mulai mempertanyakan apakah keputusannya tersebut tepat.

4. Kemarahan dan penyesalan
Seorang wanita harus memiliki mental yang kuat ketika mengambil keputusan untuk aborsi. Namun terkadang kekuatan ini bisa berubah menjadi kemarahan dan rasa penyesalan nantinya. Kemarahan bisa ditujukan pada dirinya sendiri atau orang yang dianggap menyebabkan aborsi tersebut. Selain itu, dia akan merasakan penyesalan setelah melakukan aborsi tersebut.

Wanita yang melakukan aborsi akan mengalami permasalahan dalam hal psikologis seperti di atas, baik yang melakukannya engan keinginan sendiri maupun karena alasan medis. Untuk itu, wanita yang baru melakukan aborsi memerlukan dukungan moral dan dampingan. Mereka tak bisa dibiarkan sendiri karena bukan tak mungkin pikiran buruk dan depresi bisa berujung pada hal yang tidak diinginkan seperti bunuh diri.
[kun]



Merdeka.com - Ada berbagai posisi seks diciptakan yang akan memberikan efek yang berbeda untuk tubuh Anda. Namun kesimpulan dari seluruh posisi tersebut adalah akan membuat keringan membanjiri tubuh Anda. Keringat bisa semakin membangkitkan gairah seksual Anda, namun di sisi lain keringat juga dapat menghilangkan gairah.

Anda sedang tidak ingin berkeringat saat bercinta dengan pasangan malam ini? Cobalah posisi berikut seperti dilansir dari idiva.com.

Soft rock
Anda bosan dengan posisi misionari biasa? Cobalah variasi dari posisi misionari ini. Biarkan pasangan Anda berbaring di atas tubuh Anda, kemudian angkat kaki Anda, dan tempatkan di pundaknya. Hal ini juga dapat membantu mendorong panggul Anda ke atas.

Doggy style
Posisi ini merupakan salah satu dari variasi posisi seks yang banyak dilakukan. Agar Anda dapat merasakan sensasi yang dahsyat, minta pasangan Anda untuk melakukan penetrasi semaksimal mungkin.

Triangasm
Posisi ini dapat dilakukan ketika pasangan duduk di atas tubuh Anda. Mintalah dia untuk menjaga keseimbangannya, sementara Anda melakukan manuver seksi di bawahnya.

Straddle
Lakukan posisi ini ketika dia duduk di kursi dan kemudian naiklah ke atasnya serta menghadap tubuhnya. Posisi ini juga dapat membuat Anda lebih intim dengan pasangan sebab Anda bisa dengan bebas membelai wajahnya ketika Anda berdua saling berhadapan.

Spooning
Posisi spooning bisa dibilang sebagai posisi seks yang cocok untuk pemalas. Sebab Anda berdua dapat tidur berbaring dengan menghadap ke arah yang sama. Posisi ini akan memberikan kesempatan bagi pasangan Anda untuk bebas mengeksplorasi bagian belakang tubuh Anda.

Woman on top
Posisi ini menjadi salah satu posisi favorit wanita. Sebab Anda bisa dengan bebas mengatur gerakan dan seberapa dalam penetrasi yang Anda inginkan.

Pillow eight position
Penggunaan bantal di dalam posisi ini akan memberikan kemudahan bagi Anda untuk melakukan penetrasi. Sebab bantal akan menyangga pantat Anda sehingga memiliki posisi yang lebih tinggi.

Back to back 
Posisi ini dilakukan ketika Anda tengkurap dan kemudian pasangan Anda berbaring di atas tubuh Anda. Anda dapat mendapatkan kepuasan yang maksimal dengan cara saling menautkan kaki Anda berdua.

Lapping it up
Posisi seks ini hampir sama dengan doggy style. Namun Anda harus berbaring telungkup agar penetrasi yang terjadi dapat maksimal.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mencobanya malam ini dengan pasangan?